10 Tempat Wisata di Jepang– Meski Jepang merupakan negara yang kerap mengalami gempa bumi, pemerintahnya sukses menunjukkan bahwa negeri matahari terbit itu, mampu mengatasi kelemahan geografis dengan sangat baik.

Jepang termasuk daftar negara di Asia yang paling banyak jumlah wisatawan asingnya. Lantaran memiliki destinasi wisata yang menarik dan terlengkap.

Tempat wisata di Jepang terbagi atas kategori wisata alam, budaya, kuliner, belanja, edukatif, dan banyak lagi. Selain itu Jepang sendiri menawarkan beragam penginapan dari berbagai kelas dan harga.

Apabila Anda berkunjung jangan lewatkan mencoba spa alam yang sangat terkenal. Jepang merupakan tempat bagi wisatawan melihat bagaimana kebudayaan, tradisi, teknologi dan modernisasi dapat bercampur sempurna.

Negeri ini bukan hanya tentang sushi dan bunga sakura, ada banyak hal yang bisa wisatawan eksplore. Berikut 10 tempat wisata di Jepang yang telah Yhzaviation.com rangkumkan untuk Anda.

Rekomendasi 10 Tempat Wisata di Jepang

Setelah ditempa masalah global seperti Covid-19, pemerintah Jepang mempertimbangkan membuka kembali border mereka bagi wisatawan. Hal tersebut terealisasi pada musim semi tahun ini.

Tentu saja aktivitas wisata terbaru harus menerapkan beberapa aturan khusus. Diantaranya adalah mengikuti prosedur tur spesial sesuai protokol kesehatan setempat.

Tujuannya adalah membangun kenyamanan yang lebih antara wisatawan dan masyarakat setempat. Wisatawan mancanegara harus membawa sertifikat yang menyatakan dirinya negatif Covid-19.

Selain iu travel asuransi yang wisatawan pilih haruslah mengcover perawatan Covid-19. Jangan lupa untuk membuat itinerary beserta perincian biaya perjalanan.

Dengan begitu Anda lebih siap menjelajahi tempat wisata Jepang yang kami rekomendasikan. Semuanya terkonfirmasi buka lho sepanjang tahun 2021 ini.

Pada musin semi wisatawan dapat melihat bunga sakura atau hanami dimanapun. Bahkan sepanjang jalan yang memiliki taman-taman sakura.

Keindahannya sungguh memancing sisi romantis wisatawan. Bila beruntung, Anda masih bisa melihat wanita lokal melintas mengenakan kimono.

Silahkan pula menjajal kemampuan makan Anda lewat budaya Kuidaore yang membolehkan makan dan minum sampai kekenyangan.

Tokyo Tower

tempat wisata di Jepang Tokyo Tower

Tempat wisata di Jepang yang pertama adalah Tokyo Tower berlokasi di Akabanebashi-Distrik Minato, pusat kota Tokyo. Usiannya sudah 63 tahun semejak pertama kali dirampungkan pada tahun 1958.

Tower ini mempunyai ketinggian 333 meter dengan 2 dek observasi (150 meter dan 250 meter). Pengunjung dapat melihat indahnya lanskap kota Tokyo dari atas.

Tiket masuk tersedia secara online maupun offline, Anda perlu pergi ke lantai 1 menara tepatnya di sebelah pintu masuk. Setelah memiliki tiket, silahkan naik menggunakan lift menuju dek observasi utama.

Pada dek observasi utama, wisatawan dapat melihat pemandangan keliling 360 derajat. Termasuk tempat wisata di Jepang lainnya yang berlokasi di Tokyo.

Apabila Anda datang pada musim bunga-bunga bermekaran. maka arahkan pandangan ke Taman Shiba dan Kuil Zojoji yang tepat berada di bawah kaki Tokyo tower.

Pengunjung yang berani dapat melintas di atas Skywalk Window, sebuah kaca transparan yang kuat siap menopang kaki Anda.

Berdiri di atas Skywalk Window, dan melihat pemandangan yang ada di bawah, rasanya seperti sedang melayang di atas langit Tokyo.

Setiap akhir pekan dan hari libur, tersedia acara khusus yang menarik pengunjung ikuti yaitu naik ke dek utama menggunakan 600 anak tangga.

Apabila stamina tubuh Anda kuat, silahkan coba opsi mendaki ke puncak tower memakai tangga.

Harga Tiket dan Cara Reservasi Tokyo Tower

Informasi terkini Tokyo Tower bisa Anda cek melalui website resmi mereka. Berdasarkan data terakhir Dek utama masih ditutup sementara.

Pengunjung dapat melakukan tour deck puncak hanya weekend. Jadwal kunjungan buka mulai Pukul 09.00-19.30/ 09.00-20.00 waktu setempat.

Wisatawan boleh masuk terkahir adalah Pukul 19.00 waktu setempat. Alasan mengapa adanya penutupan biasanya akibat cuaca buruk.

Kecepatan angin yang melebihi 20 mtr/detik membuat dek utama harus ditutup. Termasuk jika cuaca musim dingin terlalu ekstrim dan ketebalan salju meningkat.

Selama maintenance pengelola juga kerap melakukan penutupan. Harga pembelian tiket online Tokyo Tower rupanya lebih murah dari pada langsung ke loket.

  • 19 thn ke atas 2.800 Yen – loket 3.000 Yen
  • 16-18 thn 2.600 Yen – loket 2.800 Yen
  • 7-15 thn 1.800 Yen – loket 2.000 Yen
  • 4-6 thn 1.200 Yen – loket 1.400 Yen

Tersedia harga diskon khusus bagi rombongan minimal 20 orang pengunjung. Kelompok siswa sekolah memperoleh harga khusus siswa.

Pengunjung dalam bentuk tur grup perlu membayar langsung di Operation Centre FootTown 1 F. Pembayaran harus menggunakan uang tunai, karena untuk grup kartu kredit di berlaku.

Bagi pemilik tiket terusan harus berganti lift dari dek utama ke dek atas.

Asakusa

Asakusa

Asakusa pada zaman Edo merupakan lokasi penyimpanan bahan makanan dari penjuru Jepang. Para samurai dan warga sipil akan menerima jatah pangan sebagai upah.

Perubahan terjadi ketika zaman Meiji dimulai. Penguasa pada masa itu membuat Asakusa sebagai pusat budaya, dengan membangung banyak ruang hiburan dan ruang teater.

Berkunjung ke Asakusa, pengunjung harus mampir ke Senso-Ji yang berdiri sejak zaman Asakusa abad ke-628 M yang membuatnya dinobatkan sebagai kuil tertua yang ada di Tokyo.

Wisatawan akan melewati Kaminarimon atau gerbang petir untuk menuju bangunan utama kuil. Pada kuil Asakusa yang tak jauh dari Senso-Ji, terdapat tiga patung dewa Sanja Sama yang disembah.

Apabila pengunjung beruntung, lokasi wisata di Jepang satu ini kerap terjadi pernikahan dengan pakaian adat Shinto, termasuk wanita-wanita Jepang yang berpakaian kimono lengkap.

Sempatkan pula mengabadikan momen liburan ke Senso-Ji Goju-No-To. Sebuah Pagoda lima tingkat karya Tokugawa Lemitsu, seorang Shogun ketiga dari zaman Edo.

Bangunan yang bisa Anda lihat tersebut telah di restrukturisasi setelah rusak akibat Perang Dunia II.

Hiburan Lain di Asakusa

Nakamise-dori adalah area untuk membeli oleh-oleh dan mencicipi jajanan kaki lima. Tak jauh dari sana sejauh 200 meter merupakan Asakusa Denpoin-dori, yang menjual banyak kebutuhan masyarakat lokal dan wisatawan.

Anda juga bisa melihat taman hiburan tertua yaitu Asakusa Engei Hall yang berdiri sejak 1884.

Terdapat opsi hiburan tradisional  yang dapat Anda temukan hanya di taman hiburan Engei Hall seperti manzai – seni lawak dua orang atau Rakugo yakni seni bercerita meski memakai bahasa Jepang.

Anda bisa mengerti lewat media peratara seperti boneka dll. Adapula conte atau sketsa komedi tradisional. Masih banyak lagi kesenian yang bisa wisatawan pelajari termasuk seni menggunting kertas.

Shibuya

Shibuya

Shibuya merupaka salah satu distrik tersibuk di Tokyo. Cukup banyak wisatawan dunia yang mampir ke wilayah ini. Wisata Jepang yang satu ini menawarkan aktivitas belanja surga fashion bagi pelancong. Sempatkan untuk menyebrangi Shibuya Crossing Line sebagai landmark di Shibuya.

Diperkirakan ratusan ribu pejalan kaki melintasi lokasi ini setiap hari. Tepat di dekat satsiun Shibuya terdapat patung Hachiko, anjing setia yang kisah hidupnya mengharukan. Patung tersebut menjadi destinasi foto bagi semua traveler yang datang ke Shibuya.

Masih ada pula Shibuya Mark City yang merupakan pusat perbelanjaan. Hendak lanjut ke lokasi manapun tidaklah sulit transportasi, pasalnya koneksi kereta utama memang melintasi stasiun Shibuya.

Bahkan dari Mark City, Anda bisa melewati Shibuya Excel Hotel menuju stasiun – keduanya saling terhubung. Pusat perbelanjaan buka setiap hari mulai Pukul 11.00-23.00 waktu setempat.

Aktivitas Wisata Jepang Ekonomis di Shibuya

Apakah Anda datang bersama buah hati dan keluarga? Cobalah aktivitas murah meriah wisata Jepang di Cosmo Planetarium. Nikmati keindahan langit dengan hanya merogoh budget 600 Yen untuk dewasa dan 300 Yen untuk anak-anak.

Lokasinya terletak di pintu keluar stasiun bagian barat Shibuya. Cosmo Planetarium buka dari Pukul 12.00-20.00 weekdays dan Pukul 10.00-20.00 weekend.

Menyukai kesenian profesional atau non profesional? Arahkan langkah Anda menuju live perfomance di Cerulean Tower Noh Theatre. Berbagai pertunjukan bisa wisatawan saksikan gratis disini.

Mulai dari seni tradisional, tari Jepang, Balet, Noh, Kyogen, hingga Rakugo. Dari arah stasiun tinggal berjalan kaki sekitar 5 menit.

Meskipun tidak perlu membayar atau reservasi, sebaiknya periksa jadwal pertunjukan berkala karena perubahan bisa terjadi sewaktu-waktu.

Cerulean Tower Noh Theatre buka setiap hari, Pukul 14.30-17.00 waktu setempat.

Harajuku

Harajuku

Harajuku memiliki sesuatu yang tidak ditemukan di tempat wisata Jepang lainnya. Untuk menuju kawasan mode ini Anda harus melewati stasiun tertua Harajuku. Stasiun yang berdiri sejak tahun 1924 ini, terpilih sebagai salah satu stasiun terbaik di Kanto.

Tak jauh dari stasiun, Anda bisa menemukan Kuil Meiji Jingu. Keberadaannya membuat kita mengingat kentalnya budaya di wilayah megapolis Jepang.

Pengunjung Hatsomode memilih destinasi wisata ini pada agenda kunjungan. Kuil Meiji Jingu menjadi tempat diabadikannya Kaisar Meiji dan sang Permaisuri Shoken.

Nama kuil Meiji Jingu semakin meroket, berkat adanya sumur air Kiyomasa no Idu. Dipercaya jika pengunjung yang berfoto dengan latar Kiyomasa no Idu kemudian menjadikannya wallpaper pada ponsel, bisa memperoleh keberuntungan.

Harajuku Area Wisata Unik di Jepang

Harajuku memiliki spot tempat wisata di Jepang yang tersohor, yaitu Jembatan Jingu. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung area stasiun dengan kuil.

Selain itu, para cosplayer dan cosdresser sering berkumpul di jembatan ini. Anda bisa melihat anak-anak muda bergaya nyentrik  wara-wiri di Jembatan Jingu.

Bagi penyuka tanaman dan keindahan, sempatkan pula berpiknik atau sekedar jalan-jalan di Taman Yoyogi. Menikmati pemandangan sembari melihat pertunjukan jalanan, sungguh pengalaman yang tidak kita dapatkan di Indonesia.

Iyashino Sato

Iyashi no sato village

Wisata di Jepang lainnya yang juga menarik adalah Iyashi no Sato yang berada di lokasi bekas pertanian barat Danau Saiko.

Awalnya desa ini cukup banyak penduduk, namun terjadi bencana alam tanah longsor dan badai topan yang memaksa para petani dan penduduk desa lainnya segera meninggalkan area tersebut.

Pada tahun 2006 pemerintah Jepang melakukan rekonstruksi desa Iyashi no Sato. Kemudian difungsikan sebagai museum, desa wisata, dan restoran.

Para wisatawan yang datang dapat mempelajari kerajinan tangan tradisional dan budaya setempat. Terdapat bangunan tradisional lebih dari 20 rumah, lengkap beratapkan jerami dan dinding anyaman bambu.

Waktu Terbaik Mengunjungi Iyashi no Sato

Apabila Anda datang ke Iyashi no Sato pada musim semi, Anda dapat melihat indahnya bunga sakura mengcover rumah-rumah tradisional. Pemandangan alam yang sangat asri berpadu sempurna dengan air danau biru.

Untuk menuju Iyashi no Sato Anda dapat menggunakan kereta melalui stasiun Shinjuku menggunakan Fuji Excursion. Pilih pemberhentian di stasiun Kawaguchiko.

Persiapkan budget 1.600 Yen dewasa dan 900 Yen anak-anak untuk tiket kereta. Lanjutkan dengan naik Saiko Sightseeing – Fujikyoko bus menuju Iyashi no Sato.

Iyashi no Sato buka setiap hari Pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Khusus di musim dingin buka Pukul 09.30-16.30.

Wisatawan perlu menyiapkan anggaran tiket masuk 350 Yen dewasa dan 150 Yen anak-anak. Pada musim dingin tersedia teh gratis bagi pengunjung, dengan mengunjungi salah satu rumah disana.

Danau Kawaguchiko

Danau Kawaguchiko merupakan yang tercantik di Prefektur Yamanashi, Jepang. Wisatawan bisa melihat air danau yang biru dan tenang. Termasuk menikmati keindahan Gunung Fuji dari jauh.

Banyak turis yang datang lantaran cukup mudah di akses, menggunakan kereta ataupun bus dari Tokyo. Datanglah kemari antara bulan April hingga awal November, karena pada periode tersebut keindahan Danau Kawaguchiko dalam masa puncak.

Terdapat banyak hal menarik wisata Jepang yang Anda bisa temukan sekitaran Kawaguchiko. Pastikan memasukan Kawaguchiko sebagai destinasi wajib selama di Jepang.

Aktivtas Seru Wisata di Danau Kawaguchiko

Berkunjunglah ke taman hiburan Fuji yang tak jauh dari danau. Wisatawan juga bisa mengambil tur perahu berkelililing danau.

Bagi penyuka aktivitas ekstrem, dapat menjadikan Kachi Ropeway sebagai lintasan pendakian menuju Gunung Fuji. Penyebrangan dari puncak gunung menggunakan tali layaknya flying fox.

Anda hanya perlu melintas dengan tali selama 10 menit saja.

Oishi Park

Oishi Park

Gunung Fuji memang identik dengan tempat wisata di Jepang yang menarik minat wisatawan. Oishi Park berada di antara destinasi wisata area Fuji.

Landscap taman lavender merupakan pemandangan terkenal di taman Oishi. Para wisatawan pasti akan berfoto ria saat berkunjung kemari.

Bulan Juni-Juli merupakan periode terbaik untuk melihat buang lavender. Selain itu festival Fujikawaguchiko Herb diadakan pada periode tersebut selama satu bulan penuh.

Oishi park bukan terkenal karena keindahan taman bunganya. Tetapi aktivitas seru lain, seperti memetik buah bagi pengunjung.

Anda bisa memetik buah di Kawaguchiko Natural Living Center. Memetik berbagai buah berry, cerry, tomat, dan banyak lagi. Selain itu Kawaguchiko Natural Living Center juga menyediakan produk olahan, yang bisa wisatawan beli sebagai oleh-oleh.

Pelajari pula cara membuat selai dari buah-buahan segar. Sembari bersantai di cafe setempat menikmati kudapan dan keindahan alam sekitar Gunung Fuji.

Gotemba Premium Outlet

Gotemba Premium Outlet

Penggemar belanja barang branded harus datang ke Gotemba Premium Outlets. Outlets tanpa pajak satu ini memiliki 210 merek terkenal dunia dan lokal.

Mulai dari pakaian, makanan, hingga perhiasan semua tersedia. Tidak sulit menemukan merek Nike, Prada, Louis Vuiton, Adidas, Timberland dengan harga miring.

Saat berbelanja pastikan membawa pula passport untuk memperoleh layanan bebas pajak. Gotemba Premium Outlets layak dikunjungi karena menawarkan produk asli berharga murah.

Brand lokal Jepang tidak tercantum tax free. Sebab hanya berlaku untuk produk asal Eropa dan AS. Bagian disamping kasir selalu di tempatkan kotak berisi pakaian dan banyak hal lain.

Harga pada kotak tersebut biasanya sangat murah.

Cara Menuju Gotemba Premium Outlet

Apabila Anda menuju tempat wisata di Jepang satu ini dari Tokyo. Maka berangkatlah dari stasiun Tokyo atau stasiun Shinjuku kurang lebih 2 jam.

Pergunakan JR pass untuk menghemat biaya 670 Yen tiket kereta. Bagi wisatawan yang tidak memiliki JR Pass harus naik Kozu ke Gotemba Premium Outlet.

Kemudian berhenti di shuttle bus menuju outlet secara gratis. Perjalanan menggunakan bus lebih lama, harus Anda tempuh 3-3.5 jam dari Ikebukuro atau Yokohama.

Fushimi Inari Taisha

Fushimi Inari Taisha

Fushimi Inari Taisha merupakan tempat wisata di Jepang yang terkenal di kalangan wisatawan internasional. Fushimi Inari adalah nama untuk gerbang merah, sebagai salah satu kuil suci bagi masyarakat Jepang.

Mengunjungi kuli Inari tidak dipungut biaya dan buka 24 jam non stop. Sekedar informasi, Fushimi Inari adalah kuil bagi Dewa Inari.

Dalam kepercayaan Shinto, Inari adalah Dewa untuk kesuburan. Terdapat 40.000 kuil yang tersebar untuk menyembah Dewa Inari.

Sementara Fushimi Inari telah berdiri sejak tahun 711 oleh Hatano Iroku atas perintah Kaisar. Kaisar kala itu memerintahkan untuk membangun 3 kuil di atas Gunung Inari.

Bagi Anda yang tertarik mempelajari lebih lengkap. Bisa membaca catatan asal usul Fushimi Inari bernama Yamashirokoku Fudoki.

Pengunjung bisa melihat banyaknya patung rubah di sepanjang kuil karena dalam kuil Inari, rubah merupakan hewan pembawa pesan.

Rubah atau Kitsune diyakini sebagai hewan bersahabat yang setia. Sempatkan untuk berfoto di antara gerbang yang berjajar, nama gerbang utama kuil adalah Rimin berada tepat di depan hoden aula utama kuil.

Ribuan gerbang atau Senbon Torii merupakan sumbangan masyarakat. Penyumbangnya akan diukir namanya pada sisi gerbang.

Keseruan Selama Berkunjung ke Fushimi Inari

Keseruan tempat wisata di Jepang seperti apa yang wisatawan bisa dapatkan? Tulis harapanmu pada papan kayu bernama Ema. Menurut kepercayaan Shinto, orang yang meletakkan harapannya di atas ema dan menggantungkannya di tempat tersedia.

Maka harapan tersebut bisa terkabul. Fushimi Inari juga memiliki dua festival terkenal  yang wajib Anda datangi. Dua festival tersebut adalah Motomiya-sai dan Hitaki-sai. Motomiya-sai diadakan pada bulan Juli, sebagai wujud rasa terimakasih atas berkah sepanjang tahun.

Lentera-lentera akan di pajang sepanjang kuil Inari. Hitaki-sai sendiri adalah festival usai panen musim gugur, bentuk rasa syukur kepada Dewa Inari.

Festival ini termasuk yang tertua rutin diadakan. Mengguakan 100 ribu batang kayu untuk dibakar, sehingga terkenal pula sebagai festival api. Berminat menyaksikannya? Datanglah pada bulan November.

Kastil Osaka

Kastil Osaka

Tempat wisata di Jepang yang tak kalah populer adalah Kastil Osaka, yang di bangun pada tahun 1853 di atas lahan bekas Kui Ishimaya Hongaji. Toyotomi Hideyoshi membangun kastil kala itu, bermaksud menjadikannya sebagai pusay pemeritahan Toyotomi.

Ketika wilayah tersebut mengalami serangan udara, kastil selamat dari kehancuran. Saat ini bangunan Kastil Osaka sangat modern.

Dengan berbagai fasilitas pendukung bagi pengunjung. Dalam bangunan tersimpan informasi tentang sejarah kastil dan sang penguasa Toyotomi Hideyoshi.

Menara kastil dilindungi oleh benteng sekunder dan gerbang berdinding batu yang kokoh. Taman Nishinomaru mengambil bagian dari mantan area benteng barat.

Memiliki ratusan pohon sakura yang indah, rumah untuk minum teh, rumah tamu Osaka, serta pemandangan dari bawah ke arah menara.

Total luas Taman Nshinomaru  adalah 2 km dengan ruang hijau dan Osakajo hall. Kuil untuk Toyotomi Hideyoshi juga berdisi di area taman. Taman ini merupakan spot populer untuk menikmati hanami.

Pokoknya, jika Anda mencari tempat wisata di Jepang, kastil Osaka ini sebaiknya masuk dalam daftar Anda.

Biaya Masuk Osaka Kastil

Pergi wisata di Jepang menuju Kastil Osaka harus melawati gerbang Oteman yang terletak di sudut barat daya taman.

Dari sana wisatawan dapat memilih stasiun Tanimachi Yonchome jalur kereta bawah tanah. Sementara itu pengguna JR pass tinggal memilih stasiun Osakajokoen.

Kemudian pilih jjalur JR Loop. Anda perlu menempuh perjalanan 10 menit dari Osaka dan membayar 160 Yen. Membayar 600 Yen, Kastil Osaka buka selama pameran berlangsung pukul 09.00 sampai 17.00.

Untuk masuk ke Taman Nishinomaru, perlu membayar 200 Yen dan musim semi 350 Yen. Taman buka setiap hari kecuali Senin dan tahun baru.

Penutup

Jepang sampai kapanpun menjadi lokasi wisata yang sayang untuk kita lewatkan. Persiapkan perjalanan Anda sebaik mungkin.

Mulai dari membuat agenda perjalanan agar liburan lebih optimal. Rekomendasi 10 tempat wisata di Jepang di atas, pastinya mampu memberi inspirasi destinasi terbaik. Demikian pembahasan seputar liburan di negeri Sakura, semoga membantu.