Fakta Menarik Museum Louvre yang Membuatnya Begitu Ikonik – Berlibur ke Prancis kira-kira apa yang langsung terlintas pada pikiran Anda? Paris, Menara Eiffel, Arc de Triomphe, dan pastinya Museum Lovre. Kesemua tempat tersebut biasa wisatawan kunjungi dalam satu hari, lantaran lokasinya cukup berdekatan.

Louvre menjadi salah satu tempat ikonik yang wajib wisatawan kunjungi. Berkat latar belakang sejarah yang menarik. Koleksi benda seni yang menakjubkan, serta bentuk arsitektur bangunan fantastis. Piramida kaca yang terletak pada salah satu area menuju pintu masuk, kerap dijadikan tempat berfoto.

Bahkan hingga kini tercatat bila Louvre, merupakan museum dengan jumlah kunjungan terbanyak seluruh dunia. Pengunjung bisa berkeliling area demi area sesuai kategori asal karya seni.

Berhubung rencana berlibur ke Eropa sedang terhalang situasi pandemic. Bagaimana jika menambah informasi seputar fakta menarik museum Louvre. So, make sure if you read this article to the end!

Fakta Menarik Museum Louvre: Awalnya Adalah Istana

Museum Louvre

Pada masa Renaissance, Raja Francois I yang menjabat memerintahkan membangun sebuah istana. Proses pembangunan Louvre berjalan sekitar pada pertengahan tahun 1500-an. Bahkan demi mewujudkan keinginan sang Raja, pekerja harus meruntuhkan sisi kanan benteng pada abad ke-12.

Meskipun ketika Raja Francois I turun takhta, istana masih belum rampung. Sehingga proyek tersebut dilanjutkan oleh raja-raja penerusnya. Itulah mengapa terdapat perbedaan gaya arsitektur bangunan satu dengan yang lainnya.

Revolusi Prancis Menjadikan Istana Louvre Sebagai Museum

Raja terakhir yang menempati Louvre adalah Louis XIV. Beliau beserta anggota keluarga kerajaan lain lantas memutuskan pindah ke Istana Versailles pada tahun 1682. Setelahnya pada tahun 1793, tercetuslah Revolusi Prancis.

Seperti dilansir dari Wikipedia, peristiwa Revolusi Prancis, menjadi momentum pertama perubahan fungsi Louvre dari istana ke museum. Namun pada awal pembukaan, pengunjung hanya bisa memasuki area Grande Galerie. Dimana lukisan miliki Napoleon Bonaparte dan lukisan Napoleon III dapat pengunjung saksikan.  Barulah pada tahun 1993  pemerintah Prancis memutuskan seluruh area Museum bebas untuk wisatawan

Kontroversi Desain Piramida Kaca

Tahun 1989 pembuatan piramida kaca yang ikonik pun dimula. Meskipun atap kaca Museum Louvre terlihat indah. Pada awal pembuatannya, sejumlah kritikan diarahkan kepada sang arsitek I.M.Pei asal Amerika Serikat. Beberapa kritikus lokal menyebut desain milik Pei terkesan sembrono.

Lantaran aristektur asal Amerika tersebut, menggunakan piramida Mesir sebagai model desain. Dirinya dianggap mengubah asitektur istana Prancis yang bersejarah. Saat ini museum Louvre mampu menampung maksimal 4.5 juta wisatawan per tahunnya.

Meskipun faktanya pengunjung selalu bertambah berkali lipat. Bagi pelajar boleh masuk dengan menunjukkan kartu pengenal. Hanya membayar setengah harga, sementara anak-anak tidak perlu membayar. Kabar baiknya, setiap hari Senin di awal bulan Anda bisa berkunjung tanpa membayar tiket masuk.

Sebagian Besar Karya Seni Merupakan Rampasan Perang

Terinformasikan jika karya seni yang tersimpan di Museum Louvre kurang lebih berjumlah 35 ribu. Bukan sekedar karya seni, melainkan maha karya dari berbagai belahan dunia. Umumnya barang-barang antik yang bisa Anda lihat berasal dari abaf pertengahan hingga abad ke 19.

Beberapa karya seni yang populer adalah karya tangan Leonardo da Vinci, Mona Lisa. Termasuk karya bersejarah Caravaggio, The Death of The Virgin. Tidak sedikit pula karya seni yang wisatawan saksikan, bagian dari hasil rampasan perang.

Sudah menjadi rahasia umum, jika para raja Prancis adalah penggemar karya seni yang luar biasa. Hal tersebut bisa Anda lihat dari gaya indah istana tempat tinggal mereka. Rampasan perang yang terpajang di Museum Louvre. Dibawa langsung oleh Napoleon setiap kali habis menjelajahi negara jajahannya. Dua diantaranya adalah benda bersejarah Italia dan Mesir.

Lukisan Mona Lisa Pernah Hilang

Fakta menarik Museum Louvre lainnya berhubungan dengan lukisan Monalisa. Menyebut nama Museum Louvre pasti ingat lukisan Mona Lisa yang fenomenal. Tahukah Anda jika karya Leonado da Vinci, berdiameter 53 x 77 cm tak sebesar yang kebanyakan orang bayangkan. Pada tahun 1911 lukisan pernah hilang karena dicuri. Meskipun akhirnya kembali setelah selang dua tahun.

Demi menjaga keamanan lukisan, pengurus Museum Louvre memasang kaca anti peluru. Hingga hari ini, misteri mengenai jati diri model lukisan belum terpecahkan. Meski besar indikasi, Mona Lisa adalah Lisa Giocondo, istri dari Francesco del Giocondo.

Lukisan Terbesar Merupakan Karya Venetian Veronese

Masih di area yang sama dengan Ruang Mona Lisa, tepatnya di depan lukisan tersebut. Terpasang lukisan karya Venetian Verones berukuran besar. Banyak orang mengira, bila lukisan tersebut menggambarkan Perjamuan Terakhir Yesus dan 12 muridnya. Padahal lukisan bertemakan Pesta Pernikahan di Kana, yang menggambarkan mukjizat pertama Yesus. Mengubah air biasa menjadi anggur.

Dari sekian banyak fakta menarik Museum Louvre, manakah yang paling membuat Anda terkejut. Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan selamat berjumpa dipembahasan selanjutnya.