Pengertian Elevator Pesawat dan Cara Kerjanya – Pesawat terbang lebih berat dari udara. Pesawat udara ini juga memiliki sayap tetap dan bisa terbang dengan tenaga sendiri. Meski sudah menjadi transportasi udara yang umum dan banyak digunakan namun masih sedikit orang yang tahu bagaimana cara kerja pesawat tersebut.

Mengetahui komponen dan juga cara kerja pesawat ini sangat penting untuk diketahui terutama oleh penumpang. Salah satu komponen vital dalam pesawat yang harus diketahui fungsinya adalah elevator pesawat.

Apa itu Elevator Pesawat Terbang?

elevator pesawat terbang

Elevator pesawat atau dalam bahasa Indonesia disebut kemudi angkat, merupakan  bagian penting dari pesawat terbang. Jika komponen ini bermasalah maka pilot tidak bisa berbuat banyak. Biasanya elevator ada di ekor pesawat dan bentuknya adalah sirip horizontal selain itu memiliki fungsi kontrol untuk mengarahkan badan pesawat naik dan turun.  Elevator ini juga berfungsi untuk mengubah sudut kontak dari sayap pesawat tersebut.

Jika elevator bergerak ke atas maka kontak elevator ini akan menekan turn di bagian ekor pesawat. Secara otomatis hidung pesawat ini akan mengarah ke bagian atas hal ini akan membuat sayap pesawat akan mengangkat ketinggian badan pesawat. Hal itu karena kontak pesawat dengan udara bertambah begitu pula sebaliknya.

Bagaimana Cara Kerja Elevator Pesawat

Hal yang penting diketahui bagi Anda maupun penumpang adalah cara kerja dari elevator pesawat. Jika pilot ingin pesawat ini melakukan pitch up atau down atau menaik turunkan hidung pesawat maka yang bisa dilakukan adalah dengan menggerakkan stick control di cockpit bagian depan atau belakang.

Jika pilot ingin melakukan pitch up atau membuat hidung ke atas maka bisa menggerakkan stick control ke belakang yang mana bisa mendapatkan respon dengan naik elevator secara bersama Naiknya elevator ini akan terjadi penurunan gaya aerodinamika pesawat yang mana menekan tail ke bagian bawah sehingga nose ini akan menjadi naik.

Jika pilot menekan pitch down maka stick control ini bisa digerakkan ke depan. Hal ini bisa membuat elevator ini bisa bergerak ke bawah sehingga bagian tail ini akan bisa mendapatkan gaya yang menekan ke atas kemudian nose ini menjadi turun.

Ciri Khas Elevator

Berikut ini adalah beberapa ciri khas dari elevator yang penting untuk Anda perhatikan berikut ini:

  • Letaknya ada di horizontal stabilizer.
  • Menjadi bidang kendali di saat pesawat melakukan pitch up dan juga pitch down.
  • Bergerak di sumbu lateral atau sumbu yang memanjang sepanjang wing.
  • Elevator ini akan dikendalikan dari cockpit dengan menggunakan stik kontrol.
  • Kestabilan yang dilakukan oleh aileron ini mampu menstabilkan pesawat ke arah longitudinal.
  • Pergerakan elevator secara bersamaan antara bagian kanan dan juga kiri, selain itu berdefleksi naik atau turun.

Elevator Pada Sriwijaya Air sj-182

Jika elevator pesawat rusak atau tidak berfungsi akibatnya fatal, pesawat bisa menukik, jatuh dan juga hancur. Dalam dunia penerbangan nasional, hal itu pernah terjadi pada Sriwijaya Air Sj-182. Dugaan sementara Sriwijaya Air-182 ini jatuh karena elevator pada bagian belakang copot.  Sang pilot hanya memiliki waktu 2 menit untuk menyelamatkan pesawat tersebut agar tidak jatuh.

Dari kasus tersebut bisa diketahui bahwa elevator ini memiliki peranan yang vital.  Begitu elevator copot maka tidak ada hal yang bisa membantu pesawat akan langsung terjun bebas ke bawah karena untuk menggerakkan pesawat. Dulunya elevator menggunakan kabel namun saat ini sudah nirkabel atau otomatis. Elevator bisa copot karena perawatannya kurang maksimal.

Demikianlah beberapa informasi tentang elevator pesawat yang menarik untuk Anda ketahui semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.